September 30, 2022

SMA Negeri 1 Probolinggo

Sekolah Penggerak 2021

Hadiah HUT RI ke 77 Dari SMASA

3 min read

Semarak HUT Republik Indonesia ke 77 terasa masih menggema hingga kini. Bendera merah putih pun masih berkibar di sana-sini. Begitupun berita bahagia yang di tebarkan laman SMAN 1 Probolinggo di berbagai media. Alvin Dermawan, salah satu putra terbaik SMAN 1 Probolinggo menjadi delegasi Olimpiade Internasional bersama bersama delapan peserta lain se Indonesia. Delapan pelajar yang mewakili Indonesia dalam ajang IESO (International Earth Science Olympiad) adalah Alvin Dermawan (SMAN 1 Probolinggo), Fahreza Nurhidayat (SMAS Al-Azhar Mandiri Palu), Gevin Kurniawan (SMAN Plus Provinsi Riau), Muhammad Wildan Tamami (SMAN 1 Ponorogo), Revanda Ghassan Randityo (SMAN 1 Tambun Selatan), Sheren Ardeline Tantrian (SMAK Immanuel Pontianak), Yoga Sanjaya (SMAN 3 Surakarta), dan Wafi Haidi (MAN Insan Cendekia Serpong). Inilah kado SMASA untuk Hari Jadi RI ke 77 tahun.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mengirimkan delapan pelajar Indonesia terpilih pada ajang International Earth Science ke-15 secara daring yang digelar pada 25-31 Agustus 2022 di Aosta, Italia. Ajang IESO sendiri merupakan ajang bergengsi Internasional Kebumian antar pelajar tingkat menengah. Tahun ini IESO diikuti oleh 304 peserta dari 40 negara. Para pelajar yang mewakili Indonesia pada kompetisi tersebut merupakan siswa-siswi terbaik hasil seleksi Kompetisi Sains Nasional (KSN) di bidang Ilmu Kebumian tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kemendikbudristek. Mereka melalui serangkaian proses seleksi berjenjang yang ketat mulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional dilanjutkan dengan Tahapan Pembinaan Nasional hingga terbentuklah Tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia (TOIKI). TOIKI didampingi oleh team leader dan mentor yaitu Dr. D. Hendra Amijaya, S.T., M.T (Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada), Dr. Ichsan Ibrahim, S.Si., M.Si. (Teknik Informatika, STMIK Indonesia Mandiri), dan Drs. Zadrach L. Dupe, M.Sc. (Prodi Meteorologi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung).

IESO merupakan ajang kompetisi pelajar pra perguruan tinggi untuk bidang ilmu kebumian yang meliputi pengetahuan terkait geosfer (geologi dan geofisika), hidrosfer (hidrologi dan oseanografi), atmosfer (meteorologi dan klimatologi) dan astronomi (sains keplanetan). Kegiatan ini dipayungi oleh International Geoscience Education Organization (IGEO) yang merupakan suatu organisasi internasional dengan anggota para pendidik/organisasi/institusi pendidikan ilmu kebumian di seluruh dunia baik untuk tingkat pra perguruan tinggi maupun perguruan tinggi. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek, Hendarman turut memberikan semangat dan motivasi kepada tim Indonesia yang akan berkompetisi. “Selamat berjuang adik-adik di ajang IESO. Yakinkan bahwa bisa meraih prestasi setinggi-tingginya. Koordinator Pembina Tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia (TOIKI), Dr. Hendra Amijaya menjelaskan  ada beberapa tahapan tes utama pada ajang IESO “Ada tes individual atau disebut Data Mining Test, siswa-siswa diminta untuk mengolah data dan memberikan kesimpulan dari data yang telah di olah. Adapun tes yang sifatnya kelompok seperti National Team Field Investigation (NTFI), siswa-siswi melakukan semacam penelitian singkat yang berbasiskan data di lapangan, kemudian ada Earth Science Project (ESP), nantinya seluruh peserta Internasional akan digabung untuk membentuk tim kelompok yang akan diberikan satu kasus tertentu untuk di bahas dan tentunya membuat poster untuk dipresentasikan. Selain itu, terdapat kompetisi Earth Learning Students’ Idea (ELSI), dimana para peserta menjelaskan mengenai berbagai fenomena di ilmu kebumian. Tak hanya kompetisi yang menguji kemampuan pelajar dalam ilmu kebumian, peserta juga diminta mengirimkan karya seni (gambar, lukisan, puisi) yang terkait dengan ilmu kebumian dan isu pemanasan global. ‘Selamat Berjuang Alvin!, Semoga prestasi ini di teruskan oleh adik-adik di SMASA Probolingggo’